Kejutan Sebelum Ramadhan!
Alhamdulillah Ya Allah :”) Seneng banget hari ini, 13 Juli 2013. Gue ikutan
#ProyekMenulis yang diadakan oleh @nulisbuku dan hari ini pengumuman 17 finalis
terbaik (kategori perorangan dan kolaborasi). Gue emang gak masuk 17 finalis
terbaik, tapi Alhamdulillah gue masuk 200 cerita yang akan dibukukan juga, di
buku #2. Walaupun belum bisa jadi yang terbaik, tapi ini adalah satu pencapaian
gue. Tidak ada yang musti disesali sebenernya, hanya saja harus ada usaha lebih
keras kalau mau jadi yang terbaik. Selamat semuanya yang jadi 17 finalis
terbaik, 200 finalis yang terpilih, juga 600 finalis lainnya yang telah berani
menulis! Semua yang berani menulis, gue yakin suatu saat pasti lu dapet
penghargaan lainnya yang gak kalah keren dari ini, semangat!!! Semua indah pada
waktunya jika lu juga berusaha selama lu bisa dan mampu. Sekali lagi selamat
dan semangat. Thank you semua yang sudah mendukung para calon penulis keren
Indonesia. Sejarah penulis Indonesia akan berlanjut, Bung!!!
Kenapa ya masih percaya aja bisnis gue bakalan bisa berkembang walaupun harus capek mengumpulkan receh demi receh setiap harinya? Tulisan ini akan lebih banyak bahas pengalaman gue dan hasil pengamatan gue terhadap pelaku UMKM. Sebenernya udah lama mau nulis, tapi trigger datang dari hasil gue scroll Twitter kemarin. Tertampar untuk kesekian kali saat baca tangkapan layar ( screenshot ) yang berisi curhatan Owner Men's Republic (Yasa Singgih) di Twitter. Pertanyaan yang ini loh yang bikin gue ikut merenung: "Am I born to be an entrepreneur?" Wah, jawabannya apa tuh? Hahaha bikin sakit perut bacanya. Gue sempat baca tulisan Yasa (walaupun belum pernah punya bukunya) dan jujur memang menginspirasi kok kisahnya dalam berbisnis. Terlepas dari masalah yang dialaminya--dan memang semua pengusaha akan selalu berdekatan dengan tumpukan masalah--gue sebenarnya berharap brand lokal tidak redup di masa new normal ini, termasuk MR. Kenapa emang? The strongest reason saat ini di...
Komentar
Posting Komentar