Langsung ke konten utama

Menjadi Nekaders J50K



                   Halo! Jujur, baru tahu ada J50K ini 2 hari yang lalu. Tadinya masih mikir dulu soalnya lagi banyak banget tugas sekolah nanti bulan Januari :”) Tapi, mungkin kesempatan J50K tahun depan belum bisa dipastiin bisa ikut. Jadi, dengan segenap niat untuk belajar, mengasah kemampuan menulis, saya ikut J50K ini. Saya juga sudah baca beberapa blog orang-orang yang pernah ikut J50K di tahun-tahun sebelumnya. Jadi makin penasaran dengan hectic nya semua orang, khususnya saya selama sebulan! Selain melatih kemampuan menulis, saya juga ingin melihat kritik orang lain terhadap tulisan saya nanti. Berharap banyak inspirasi di akhir tahun ini aamiin. Yang akan saya tulis mungkin kumpulan cerpen. Saya butuh banyak waktu luang kalau ingin menyelesaikan satu novel, saya juga melihat kondisi yang akan menghambat menulis saya di bulan Januari. Dengan target 50.000 kata, saya hanya berharap bisa belajar banyak, bukan hanya berhasil menyelesaikannya. Persiapan yang sudah dilakukan sekarang baru mencari inspirasi lewat cerita teman-teman dan lingkungan sekitar, atau malah cerita pribadi. Semoga bisa sukses di J50K ini dan bisa menampung banyak ilmu setelahnya :D

Komentar

  1. selamat datang dan selamat menjadi nekaders j50k, saya juga salah satu peserta dari nekaders j50k, sama2 berjuang menggapai 50 ribu kata yah.. januari sebentar lagi :D salam.. http://www.ahmadharakan.com (Ahmad Harakan)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Eco Fun Go! Festival, Meet My New Family!

          Menjadi seorang volunteer Eco Fun Go! Festival adalah pengalaman yang tidak akan saya lupakan. Pandangan saya tentang volunteer menjadi lebih luas. Menjadi volunteer dalam acara besar ini ternyata tidak hanya menambah pengalaman saya, tetapi juga keluarga, informasi, juga motivasi baru. Mungkin terdengar ambisius, tetapi saat ada ‘lowongan’ untuk menjadi volunteer , hati saya tergerak untuk ikut karena sejujurnya jam terbang saya menjadi volunteer sangat minim. “Mungkin, ini kesempatan yang baik,” kata saya dalam hati waktu itu.            Apa yang membuat saya tertarik? Atau apa motivasi saya menjadi volunteer di Eco Fun Go! Festival? Ini adalah pertanyaan klise mungkin, kalau saja diadakan wawancara dari pihak Ecofun Community. Alhamdulillah, mereka sedang menyaring mahasiswa yang tinggal di sekitaran Bogor supaya mudah untuk mengadakan rapat dan segala persiapanny...

Gelak Tawa dari Beragam Budaya

Viva La Komtung, kawan! Bahagia banget sih ada kontes blog review SUCI 5, jadi gue bisa memaparkan betapa sukanya gue dengan Stand Up Comedy ini. Awal gue suka sama SUCI itu tahun 2011 akhir, dimana SUCI 1 berlangsung, dan entah bagaimana gue langsung jatuh cinta sama SUCI. Gue ikutin terus acara Stand Up Comedy, entah acara tapping atau festival. Nah, yang paling ditunggu, ya, acara SUCI di KompasTV ini. Enggak kerasa, sekarang Season 5 udah kelar, dan enggak nyangka juga, cinta gue terhadap SUCI masih sama seperti 3,5 tahun lalu.             Percaya atau enggak, gue mencatat urutan-urutan komika yang tampil dari episode pertama sampai akhir. Ini gue awali dengan urutan di episode pertama, ya. Dan inilah komika-komika hebat yang bisa masuk ke tahap Show: 1.        Muhamad Tomi (TOMY) 2.        Ichsan Danny (BAIM) 3.        Indra...

UMKM Mampu Bertahan Gak, Sih?

Kenapa ya masih percaya aja bisnis gue bakalan bisa berkembang walaupun harus capek mengumpulkan receh demi receh setiap harinya? Tulisan ini akan lebih banyak bahas pengalaman gue dan hasil pengamatan gue terhadap pelaku UMKM. Sebenernya udah lama mau nulis, tapi trigger datang dari hasil gue scroll Twitter kemarin. Tertampar untuk kesekian kali saat baca tangkapan layar ( screenshot ) yang berisi curhatan Owner Men's Republic (Yasa Singgih) di Twitter. Pertanyaan yang ini loh yang bikin gue ikut merenung: "Am I born to be an entrepreneur?" Wah, jawabannya apa tuh? Hahaha bikin sakit perut bacanya. Gue sempat baca tulisan Yasa (walaupun belum pernah punya bukunya) dan jujur memang menginspirasi kok kisahnya dalam berbisnis. Terlepas dari masalah yang dialaminya--dan memang semua pengusaha akan selalu berdekatan dengan tumpukan masalah--gue sebenarnya berharap brand lokal tidak redup di masa new normal ini, termasuk MR.  Kenapa emang? The strongest reason  saat ini di...