What a great day! Bulan November semoga membawa pencerahan ya. Entah kenapa seneng banget melihat kemajuan yang bisa dibilang sangat kecil, tidak signifikan. Ada yang membuat bahagia, satu semangat dan antusias yang mungkin belum pernah didapat sebelumnya. Sebenernya mau berterima kasih karena udah buat kami seperti ini, entah ke siapa. Hubungan internal itu sangat diperlukan dan saat ini sedang dibangun. Hubungan dengan eksternal juga harus seimbang sih. Wah pokoknya bangga lah sama mereka-mereka. Harus men-charge tiap hari biar full semangatnya!!!
Kenapa ya masih percaya aja bisnis gue bakalan bisa berkembang walaupun harus capek mengumpulkan receh demi receh setiap harinya? Tulisan ini akan lebih banyak bahas pengalaman gue dan hasil pengamatan gue terhadap pelaku UMKM. Sebenernya udah lama mau nulis, tapi trigger datang dari hasil gue scroll Twitter kemarin. Tertampar untuk kesekian kali saat baca tangkapan layar ( screenshot ) yang berisi curhatan Owner Men's Republic (Yasa Singgih) di Twitter. Pertanyaan yang ini loh yang bikin gue ikut merenung: "Am I born to be an entrepreneur?" Wah, jawabannya apa tuh? Hahaha bikin sakit perut bacanya. Gue sempat baca tulisan Yasa (walaupun belum pernah punya bukunya) dan jujur memang menginspirasi kok kisahnya dalam berbisnis. Terlepas dari masalah yang dialaminya--dan memang semua pengusaha akan selalu berdekatan dengan tumpukan masalah--gue sebenarnya berharap brand lokal tidak redup di masa new normal ini, termasuk MR. Kenapa emang? The strongest reason saat ini di...
Komentar
Posting Komentar