Langsung ke konten utama

Postingan

Entrepreneurship Week (CEPot'S) dan Enthusiastic Revolusix (eASY)

Entrepreneurship Week dan Enthusiastic Revolusix ! Ya, acara gue dua-duanya. Selesai pada waktu yang sama, 10 Mei 2014. Mengundang Daniel Mananta a.k.a Host Indonesian Idol, dia membawakan materi yang bagus banget khususnya buat anak SMA. Anak Pedang Platinum sangat antusias karena mereka juga dituntut bisa menjadi seorang yang mahir dalam wirausaha. Jangkar Bahtera dan Rantai Emas yang menyempatkan datang ke SMANSA juga gak kalah antusias. Jam 1 siang, Daniel datang lewat jalan alternatif yang sudah disterilisasi oleh panitia dan pengawal yang entah ada berapa. SMANSA menjerit, antusias mereka terlihat jelas menyambut bintang iklan Honda Vario ini. Dia naik panggung dan mulai membawakan materinya tentang DAMN! I LOVE INDONESIA. Gue baru tahu bener-bener tentang awal dia membuat produk ini, latar belakang yang menurut gue sangat hebat. Setelah kuliah selama 7 tahun di Australia, dia merasa kangen dengan Indonesia sampai dia bertekad membawa nama Indonesia ke dunia internasiona...

Mencari Senyuman

“Jadi, belum ada sponsor yang pasti bisa berpartisipasi di acara kita?” Arinda setengah berteriak, terdengar menggema di ruang 11 IPA 1 yang lengang. Anak-anak sudah pulang sejak pukul 13.30 WITA tadi, sekarang waktu menunjukkan pukul 15.00 WITA. Hening sesaat. Suara Arinda semakin naik. “Karin? Arum? Galuh? Jawab pertanyaan gue!” Pertanyaan Arinda bertubi-tubi. Tiga orang yang disebut namanya oleh Arinda barusan, hanya bisa menggelengkan kepala menjawab pertanyaan sang ketua ekstrakurikuler kewirausahaan di salah satu SMA di Nusa Dua itu.             “Apa kata pembina nanti? Kalian tahu, Pak Wayan sudah mewanti-wanti dari awal, ekskul kita ini harus usaha lebih keras mendapatkan sponsor, dan…,” Arinda berhenti sejenak. “Acara ulang tahun sekolah kita tinggal satu bulan lagi,” katanya melanjutkan. Matanya berlinang air mata, tangan kanannya mengepal. Ketika hendak menjatuhkan kepalannya ke meja di sampingnya, suara seorang co...

Random

Lagi belajar banyak. Doain aja bisa menyerap banyak hal dalam waktu yang sama. Semangat semua! Kalau ada yang bisa dibantu, bilang aja. Daripada capek otak, mending capek otot. Beneran deh. Gaenak banget capek otak tuh, migrain deh ujungnya hehe. Ini sudah hamin hamin mah udah random haha. Yo jalani dengan baik :)

"This Era." Aku ada di dalamnya.

Kalau udah tahu orang lain salah, terus gimana? Bertindak atau tetap diam?         Kebanyakan dari kita emosi di awal, emang iya nyebelin. Tapi, solusi untuk membuat orang yang salah itu sadar dengan apa? Dengan balas dendam, yang berarti melakukan hal salah yang sama? Is that a solution? I don't think so.          Kita sadar sebagai manusia, khilaf bukan lagi kosakata yang asing. Sekarang, kosakata toleransi ada di dalam otak manusia, tidak? Bersyukurlah yang punya, yang belum punya, silakan belajar. Fakta membuktikan bahwa kita memang terlalu jeli melihat kesalahan orang, sehingga kesalahan sendiri tidak terlihat. Lucu? Iya.          Gue nulis ini berdasarkan kenyataan, Blogger. Ini kisah yang ada di lingkungan gue. Pikiran manusia emang suka bercabang, keseringan malah. Salah diri sendiri nggak digubris, salah orang lain layaknya rumah kebakaran, heboh. Lebih tolerans...